March 06, 2010

cinta dari sudut pandang ipa




Kasihku, datanglah kemari…
Oh, dirimu yang bagaikan lichenes
menjadi organisme printis melakukan suksesi pada hatiku yang kerontang akan cinta

Cintaku padamu seperti grafik logaritma yang tidak berhingga…
Bahkan ketika bayangmu mencapai titik kuning dan menembus saraf auditori ku,
Jantungku berdetak melebihi tekanan systole/diastole yang biasanya…

Setiap hari aku memikirkanmu,
Sampai-sampai ketika asam gastrin mulai menyiksaku,
Aku tak peduli!
Yang aku tahu,
Aku hanya perlu korpuskel meissner di kulitku menyentuh tanganmu,
cukup itu!
Dan kerinduanku padamu selalu menjadi katalis dalam reaksi cintaku padamu
Aku tidak akan pernah menyerah untuk mencintaimu
Karena seperti Ancylotoma duodenale yang menembus kulit,
Aku juga tidak akan segan-segan melakukan berbagai cara untuk menembus cintamu

Ketahuilah sayang,
Aku berharap tekanan yang datang pada kita akan memperkuat ikatan cinta ini
Karena menurut reaksi kimia,
Pertambahan tekanan akan bergeser ke arah reaksi dengan koefisien kecil…

Sayang,
Semoga kamu juga mencintaiku seperti aku mencintaimu,
Seperti hukum kekekalan energi EM1=EM2
Semoga tidak ada gaya luar yang menyebabkan hukum tersebut tidak berlaku lagi...


found in one of my juniors (named priscilla hioe) facebook-notes :B

No comments:

Post a Comment